Selasa, 23 April 2019

Pengamanan Jaringan Perusahaan

Pengamanan jaringan perusahaan Kita tentu meletakkan aplikasi Sistem Informasi Akuntansi ini tentu berada dalam jaringan. Ada yang meletakkan aplikasi ERP kita ini di dalam jaringan perusahaan, ada juga yang meletakkan di pihak ketiga misalnya ke penyedia cloud. Di manapun aplikasi ERP atau aplikasi Sistem Informasi Akuntansi kita letakkan, kita harus mengamankan server kita termasuk jaringan menuju server kita tersebut. Jika kita menggunakan server fisik yang ada di kantor kita maka kita perlu menggunakan firewall untuk menyaring akses yang akan masuk ke server fisik yang ada di kantor kita. Secara praktis kita dapat menggunakan router Mikrotik yang harganya sangat terjangkau perusahaan dan konfigurasinya mudah karena mudah dalam mencari dokumentasinya. Definisi mudah di sini adalah mudah bagi orang yang telah belajar mengenai konsep jaringan TCP-IP. Pada Firewall ini kita dapat menentukan siapa saja yang dapat mengakses dan juga apa saja yang dapat diakses. Secara praktis jika aplikasi kita menggunakan web server maka port yang bisa diakses hanya port untuk SSL dan akses ke port lain akan ditolak. Untuk server yang ditaruh di cloud juga perlu dipasang firewall. Firewall ini bisa tersedia dari penyedia cloudnya kemudian kita tinggal melakukan konfigurasi saja atau kita bisa menginstall aplikasi firewal CSF seperti yang ada di websitenya config server Untuk penambahan pengamanan kita juga dapat menambahkan VPN atau (Virtual Private Network). Di sini jaringan akan sangat aman karena pengguna aplikasi akan melakukan dua kali login yaitu pertama kali login ke VPN dan kalau berhasil baru bisa login ke aplikasi. Untuk perusahaan-perusahaan besar dapat menerapkan VPN, tetapi untuk perusahaan-perusahaan kecil mungkin perlu dipertimbangkan dalam hal asas manfaat dan biayanya. Untuk web server yang digunakan pastikan menggunakan HTTPS karena ini protokol web yang aman di mana seluruh data dienkrip sepanjang pengiriman dari browser pengguna sampai dengan web server dan juga dienkrip sepanjang perjalanan dari web server ke browser pengguna.

Proses Bisnis Penjualan

Penjualan merupakan kunci penting perusahaan. Tanpa ada penjualan perusahaan akan berhenti beroperasi dan ditutup. Siklus sales order atau siklus penjualan merupakan siklus yang penting dalam perusahaan. Proses bisnis untuk penjualan adalah Sales order – draft Staf sales menginput data order penjualan. Pada saat input ini ada juga pilihan untuk mengkaitkan dengan consign request tertentu. Sales order – execute Manajer sales mengesahkan order penjualan Down payment – draft Bagian finance menginput down payment Down payment – execute Manajer finance mengesahkan pembayaran awal. Pada tahap ini akan mengupdate cash (debit) dan advanced sales (credit) Send order – draft Staf gudang akan membuat pengiriman / send order sesuai dengan sales order Send order – execute dan invoice customer Kepala gudang akan mengesahkan send order dan secara otomatis akan membuat invoice customer. Pada tahap ini akan mengupdate account receivable (debit), sales (credit), hpp (debit), inventory(credit) Send to customer Barang dan invoice kemudian dikirimkan ke pelanggan/customer dan pelanggan melakukan pembayaran sesuai invoice yang diterima Payment receipt batch – draft Bagian finance merinci pembayaran apa saja yang diterima hari ini dan diinput ke dalam payment receipt bacth Payment receipt batch -execute Manajer finance mengesahkan payment receipt batch. Pada proses ini akan mengupdate cash (debit), account receivable (credit), accrued sales (credit)

Kamis, 10 Juli 2014

10 Penyebab Umum Insomnia

Insomnia adalah keadaan di mana kita sulit untuk tidur,keadaan seperti ini bisa di sebabkan oleh pikiran kita yang stres atau kita sudah terlalu banyak tidur, meskipun banyak faktor yang menyebabkan insomnia setidaknya ada 10 faktor umum yang menyebabkan insomnia seperti yang berhasil kami rangkum ini.

1. Pola tidur yang tidak konsisten. Untuk kualitas tidur yang baik sangat penting untuk pergi tidur dan bangun pada kira-kira waktu yang sama setiap hari. Banyak orang memiliki kecenderungan untuk terjaga sampai sangat larut dan bangun sangat terlambat pada hari-hari mereka libur, ini yang mengganggu pola tidur yang normal.

2. Makan makanan berat terlalu dekat dengan waktu tidur. Tubuh anda membutuhkan waktu untuk menyelesaikan proses pencernaan, dan jika anda makan malam anda terlalu dekat dengan waktu tidur anda akan mengalami kesulitan tidur. Sementara jadwal kerja kadang-kadang dapat mempengaruhi proses ini, terutama mereka yang dapat bekerja baik full-time dan bekerja paruh-waktu tanpa istirahat, makan terlambat pasti akan memiliki efek yang merugikan pada kemampuan anda untuk tertidur.

3. Tidur dalam keadaan lapar Ini adalah sesuatu yang banyak orang berusaha untuk dilakukan, terutama ketika mereka mencoba untuk menurunkan berat badan, dan merupakan salah satu hal terburuk yang dapat anda lakukan untuk kualitas tidur. Alih-alih dapat menurunkan berat badan, yang ada anda akan merasa sulit tidur karena perut lapar dan keroncongan.

4. Menunggu selelah mungkin baru tidur. Meskipun kelihatannya masuk akal untuk menunggu sampai anda lelah untuk pergi tidur, anda tidak sabar untuk menunggu sampai anda benar-benar capek atau anda akan mengalami kesulitan tidur.

5. Terlalu banyak tidur. Hal klasik ini bisa dilihat jika anak-anak suka tidur siang hari, malam harinya kebanyakan susah tidur. Hal tersebut juga bisa terjadi pada orang dewasa. Tubuh kita memerlukan waktu tertentu untuk beristirahat. Jika terlalu lama kita dalam kondisi istirahat, lecutan syaraf untuk memulai impuls syaraf juga lambat reaksinya, sehingga otot juga lama reaksinya terhadap aktifitas motorik.

6. Merokok. Nicotine pada rokok adalah substansi yang bertanggung jawab terjadinya insomnia pada beberapa perokok. Nikotin merangsang jantung berdetak lebih cepat. Nadi lebih kencang, karena aliran darah ke otak juga terisi lebih cepat. Rasa lelah/kantuk hilang. Dan tubuh menganggap dirinya masih terjaga/bekerja.

7. Banyak mengkonsumsi kafein. Konsumsi kafein telah dikaitkan dengan gangguan tidur, termasuk insomnia, karena efek fisiologis saja. Meskipun insomnia dapat disebabkan oleh banyak faktor lain seperti masalah kejiwaan, stres, obat-obatan atau alkohol, kurang olahraga, kebisingan yang berlebihan atau cahaya, dan penyakit fisik tertentu, telah ditemukan bahwa konsumsi kafein adalah penyebab paling umum dari gangguan tidur.

8. Suhu ruangan/badan terlalu panas atau terlalu dingin. Suhu tubuh bervariasi antara individu antara 36.2-37.8C. Lingkungan, apa yang kita makan, bagaimana kita merasa dan seberapa aktif kita semua faktor yang juga mempengaruhi tidur kita. Ada perubahan suhu tubuh pada siang hari dengan suhu terendah di pagi hari. Hipotalamus di otak mengatur suhu tubuh dan darah dikirim ke kulit dan tubuh berkeringat ketika terlalu panas. Menjadi terlalu panas atau terlalu dingin pada malam hari akan merangsang otak, sehingga masuk akal untuk mencoba dan mengatur suhu badan untuk tidur nyenyak di malam hari. Terlalu dingin juga akan mempengaruhi bagaimana mudahnya anda tertidur dan kualitas tidur. Cahaya, pakaian hangat dapat membantu anda tetap hangat dan dapat dimatikan lampu jika anda menjadi terlalu panas.

9. Ketidakmampuan untuk bersantai setelah pergi ke tempat tidur. Banyak orang membawa masalah pekerjaan, atau masalah keseharian ketika dia beranjak tidur. Problematika hidup, susah senang, masa depan dan penyesalan sering dibawa ke tempat tidur. Hal ini akan mempersulit tubuh merasakan rileks dan memulai untuk tidur nyaman. Sebaiknya anda melupakan masalah hidup anda sejenak agar tidur bisa cepat dimulai.

10. Kurangnya latihan. Walaupun anda tidak ingin melakukan terlalu banyak hal dekat dengan waktu tidur, sedikit latihan ringan dapat membantu anda bersantai dan membantu anda tertidur. CObalah berjalan-jalan diluar 10-15 menit sebelum tidur.

10 Fakta Unik Tentang Laut Mati

Laut Mati,di namakan demikian karena laut tersebut mengandung kadar garam yang sangat tinggi sehingga tidak ada makhluk hidup di sana,dan hanya bakteri tertentu yang bisa hidup.Selain namanya yang unik laut mati juga menyimpan beberapa fakta yang unik,berikut 10 fakta unik tentang laut mati.

1. Nama laut mati berasal dari bahasa terjemahan "Ibrani'Yam Ha Maved" yang berarti laut pembunuh dal bahasa arab namanya "Bahrul Mayyit" yang berarti Laut Mati

2.Laut Mati ternyata berupa danau karena terletak di daratan

3.Dinamakan "Laut Mati" bukan "Danau Mati" karena memiliki panjang 76km dan lebar 16km

4.Laut mati merupakan tempat terendah di dunia karena memiliki tinggi 417,5 meter dpl

5.Kadar garam yang begitu besar (33%) membuat kita bisa mengapung di atas permukaannya

6.Karena kadar garam tersebut hampir tidak mungkin ada makhluk hidup yang dapat bertahan di Laut Mati

7.Hany bakteri tertentu yang mampu hidup di laut mati

8.Lumpur di laut mati mengandung magnesium,zink,bitumen,bromida,potadsium,iodin,kalsium,sulfur,chlorine chloride,sodium.

9.Karena mengandung begitu banyak mineral lumpur laut mati berkhasiat mengobati berbagai macam penyakit kuli

10.Pada tahun 2017, Danau Laut Mati akan dihubungkan dengan Laut Merah, dikarenakan penyusutannya yang lebih dari 10 meter.

5 Hutan Paling Angker Di Dunia

Hutan biasanya identik dengan sumber kehidupan,pepohonan,dan juga keindahan,banyak cerita yang terjadi di dalam hutan mulai dari cerita keindahannya sampai cerita mengerikan yang terjadi di dalammnya,yang menjadikan hutan tersebut menjadi hutan yang angker dan mengerikan. Berikut Blog Si Wayne berhasil merangkum 5 hutan paling angker di dunia.

1. Jeritan Arwah di Hutan Aokigahara Dikenal dengan sebutan "Lautan Pohon", hutan lebat seluas 32 kilometer di barat laut kaki Gunung Fuji, Jepang adalah salah satu tempat paling mengerikan di dunia. Namanya, Aokigahara. Rumor menyebut, ia memiliki cadangan besi di bawah tanahnya, yang mengganggu kerja kompas, menyesatkan para pejalan kaki yang menembus belantara. Yang paling menyedihkan, hutan ini menjadi lokasi bunuh diri, lebih dari 500 kasus yang dilaporkan sejak tahun 1950-an. Penduduk setempat mengklaim kerap mendengar jeritan arwah di tengah malam. Tingginya angka bunuh diri memicu pemerintah memasang papan imbauan larangan bunuh diri. Sejak tahun 1970, dibentuk tim yang terdiri dari polisi, relawan, dan jurnalis yang bertugas menyusur hutan mencari mayat-mayat. Namun, kerja tim tersebut kalah berat ketimbang pekerja hutan. Merekalah yang bertugas membawa mayat dari hutan ke pos penjagaan hutan. Tubuh mayat, yang kadang sudah membusuk, diletakkan di kamar khusus untuk para korban bunuh diri. Para pekerja itu lalu hom-pim-pah, siapa yang kalah akan diberi tugas khusus -- tidur di ruangan bersama jenazah. Sebab, diyakini akan berakibat buruk jika jenazah ditinggalkan sendirian. Arwah penasaran jenazah itu, 'yurei' akan menjerit-jerit sepanjang malam. Tak hanya itu, jenazah itu konon akan berpindah dengan sendirinya.

2. Hutan Hitam (Black Forest), Jerman Hutan ini begitu padat, pohon cemara dan pinus mengjulang rapat, hingga nyaris tak ditembus sinar matahari. Membuat tempat ini ideal sebagai lokasi tinggal mahluk mistis seperti penyihir, manusia serigala, kurcaci baik hati. Kisah hantu, pembunuhan, dan sihir gelap di hutan itu dipopulerkan lewat buku "The Necromancer", yang dipublikasikan pada 1794.

3. Isla de las Munecas, Meksiko Di pepohonan yang menyebar di pulau dekat ibukota Mexico City, begantungan banyak boneka. Yang memberi efek menyeramkan. Ada kisah mengapa boneka-boneka itu bergelantungan di sana. Suatu hari, penghuni satu-satunya pulau tersebut, Don Julian Santana menemukan jasad seorang gadis di salah satu kanal, 50 tahun lalu. Di perairan yang sama, ia menemukan boneka. Sebagai penghormatan pada si gadis, ia menggantungkan boneka itu di sebuah pohon. Boneka yang ia gantung di bawah pohon terus bertambah, hingga mencapai ribuan, hingga tahun 2001 -- ketika Don Julian Santana ditemukan tenggelam di perairan yang sama. Sejumlah orang yakin, boneka itu -- kebanyakan dengan anggota tubuh tak lengkap -- adalah setan, lainnya menganggap justru boneka itulah yang menjaga pulau tersebut.

4. Hutan Wychwood, Inggris Tangan yang entah dari mana menyentuh bahu orang yang berjalan sendirian, gerobak yang membawa pasangan suami istri dengan dua anak yang terus menangis -- adalah penampakan yang dilaporkan terjadi di Hutan Wychwood, Inggris, tempat berburu keluarga kerajaan di Oxfordshire. Yang paling menghebohkan adalah kisah Amy Robsart, istri bangsawan, Earl of Leicester. Ia ditemukan tewas dengan leher patah, penyebab kematiannya masih misterius. Suatu hari, hantunya menemui suaminya yang sedang berburu di hutan Wychwood dan mengatakan -- lelaki itu akan menyusulnya 10 hari kemudian. Dan benar, sepuluh hari kemudian, Earl of Leicester meninggal dunia karena sakit. Barang siapa yang bertemu dengan hantu itu konon akan menemui nasib tragis.

5. Hoia-Baciu Woods, Rumania Hoia-Baciu di Transylvania menjadi perhatian banyak orang. Penduduk di kota terdekat mengklaim, hutan yang memiliki lingkaran di tengahnya, adalah sebuah portal. Mirip segitiga bermuda. Keyakinan itu muncul setelah seorang penggembala menghilang di sana bersama dengan dua ratus dombanya. Hampir semua orang yang tinggal dekat hutan tersebut takut untuk memasuki hutan ini. Mereka percaya bahwa orang yang masuk ke dalam hutan tersebut tidak akan pernah kembali. Kalaupun selamat, mereka akan mengalami sejumlah gangguan fisik: gatal pada kulit, mual-mual, muntah, pusing, luka bakar, luka goresan, gelisah dan sensasi-sensasi tubuh yang aneh.

Rabu, 22 Mei 2013

Rumus Rumus MS. Excel


Sering sekali kita memakai rumus pada Ms Excel yang sering kita gunakan, tapi rumus pada Ms. Excel jumlahnya sampai ratusan. Sedikit dari tentang rumus Excel dan fungsinya

Rumus - Rumus pada Ms. Excel Beserta Fungsinya
SUM : digunakan untuk mencari jumlah isi data pada range tertentu

AVERAGE : digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari suatu range

MAX : digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari suatu range

MIN : digunakan untuk mencari nilai terendah dari suatu range

COUNT : digunakan untuk mencari banyaknya data dari satu range

COUNTA : Untuk menghitung jumlah data berbentuk teks maupun angka dari suatu range

SUMIFS : Untuk penjumlahan dengan multi kriteria.

SQRT : Untuk mencari akar kuadrat

FV : Untuk menghitung nilai kemudian dari suatu investasi dengan besar pembayaran yang sama serta bunga yang tetap dalam periode tertentu.

PMT : Untuk menghitung nilai angsuran secara periodik untuk melunasi nilai pijaman berdasarkan periode, dengan pembayaran dan bunga yang konstan.

PPMT : Untuk menghitung nilai pokok pembayaran untuk membayar kembali suatu nilai pinjamandalam jangka waktu yang ditentukan.

VLOOKUP : Untuk mengambil data dari tabel lain secara vertikal.

HLOOKUP : Untuk mengambil data dari table lain secara horizontal.

IF : Untuk menguji kebenaran dari suatu kondisi.

15. IF(OR(logical_test;value_if_true;value_if_false) Fungsinya : salah satu syarat diantara beberapa syarat

16. IF(AND(logical_test;value_if_true;value_if_false) Fungsinya : dua syarat atau lebih wajib terpenuhi

17. IF(NOT logical_test;value_if_true;value_if_false) Fungsinya : bukan dengan syarat tertentu

LEFT : Untuk mengambil karakter dari kiri.

RIGHT : Untuk mengambil karakter dari kanan

MID : Untuk mengambil karakter dari posisi tengah

EOMONTH : Untuk mengetahui tanggal terakhir dari suatu bulan

WORKDAY : Untuk menghitung jumlah hari kerja.

ROUND : Untuk membulatkan bilangan

ROUNDUP : membulatkan ke atas sebuah angka/ atau hasil perhitungan rumus (kecuali 0 tentunya).

ROUNDDOWN : menginginkan pembulatan angka/ hasil perhitungan ke bawah

COUNTIF : Menghitung jumlah sel yang memenuhi syarat tertentu

DATE : Untuk menuliskan tanggal

DAY : Untuk mengambil nilai hari dari suatu data tanggal.

MOUNTH : Untuk mengambil nilai bulan dari suatu tanggal.

YEAR : Untuk mengambil nilai tahun dari suatu tanggal.

STDEF : Digunakan untuk menentukan standar deviasi dari suatu data

VAR : Digunakan untuk menentukan nilai variance dari suatu data

VALUE : Digunakan untuk merubah nilai teks numberik menjadi nilai value (bersifat bilangan)

FIND : Digunakan untuk menghasilakan posisi substring dari sebuah string.hasil dari fungsi ini adalah suatu nomor dari karakter yang dicari. Penulisannya FIND(cari teks, pada teks, mulai nomor)

REPLACE : Digunakan untuk menggantikan substring dengan substring lainnya

CONCATENATE : Digunakan untuk menggabungkan string untuk menjadi suatu kalimat

NOW : Digunakan mengambil tanggal dan waktu dari system dengan format default mm/dd/yy

WEEKDAY : Menanpilkan angka hari dari tanggal.

WORKDAY : Untuk menghitung jumlah hari kerja.

TODAY : Mengambil tanggal dari system computer dengan format default mm/dd/yy

TIME : Tigunakan untuk memasukkan waktu ke sebuah sel atau mengubah angka serial waktu ke dalam waktu tertentu

HOUR : Digunakan mengambil jam dari sebuah penulisan waktu atau dari angka serial waktu

MINUTE : Digunakan mengambil menit dari sebuah penulisan waktu

SECOND : Digunakan mengambil detik dari sebuah penulisan waktu

DATEVALUE : Mengubah nilai tanggal antara 1 januari 1990 dan 31 desember 2007 menjadi serial angka
TIMEVALUE : Mengubah waktu menjadi serial angka dalam bentuk decimal antara 0 dan 1
arcsin, arccos dan arctan adalah kebalikan/invers dari fungsi sin cos dan tan.

CEILING : Untuk membulatkan angka ke atas sama dengan fungsi ROUNDUP

COMBIN : merupakan salah satu fungsi matematik yang disediakan oleh Microsoft Excel, bisa digunakan untuk menentukan jumlah kombinasi atau kelompok yang bisa dibentuk dari sekumpulan item.

RANK : biasa digunakan dalam analisa data untuk menentukan skala prioritas sekelompok data.

DSTDEVP : digunakan untuk menghitung standar deviasi populasi sekelompok data yang memenuhi criteria

DSTDEV : Untuk memperkirakan standar deviasi dari sekelompok data yang memenuhi criteria yang diberikan

DGET : digunakan untuk menampilkan sebuah data dari sekelompok data yang sesuai dengan criteria yang ditulis

DCOUNTA : Menghitung semua data numeric, string, maupun formula

DCOUNT : Menghasilkan jumlah sel yang memuat data numeric dari sekumpulan data dalam sebuah daftar atau database yang memenuhi criteria

ACCRINTM : Menghasilkan bunga akrual untuk suatu saham yang dibayarkan pada saat tanggal penyelesaian

DAVERAGE : dipergunakan untuk mencari nilai rata rata sekumpulan data dalam daftar hanya yang sesuai dengan kriteria yang dikehendaki

DPRODUCT : Menampilkan hasil perkalian sekelompok data yang memenuhi criteria yang diberikan

DSUM : Digunakan untuk menjumlahkan sekelompok data yang memenuhi criteria

DVAR : Digunakan untuk mencari variance dari sekelompok data yang memenuhi criteria

DVARP : Digunakan untuk mencari variance dari populasi sekelompok data yang memenuhi criteria tertentu

AREAS : Menampilkan berapa jumlah area yang terletak dalam suatu referensi

ABS : Untuk mengubah angka-angka yang ada dalam daftar argumennya menjadi bilangan mutlak (absolut)

ABS(number) : Absolut akan menghasilkan nilai absolute dari sebuah angka (atau rumus).

SQRT : Untuk menghitung akar dari bilangan X. Bilangan X tidak boleh negative

LEN : Menjumlah karakter

LOWER : Mengubah huruf besar menjadi huruf kecil

UPPER : Mengubah huruf kecil menjadi huruf besar (kapital)

CONVERT : Mengubah konversi dari cm ke mm

DEC2BIN : Mengubah konversi dari desimal ke biner

DEC2HEX : Mengubah konversi dari desimal ke hexadecimal

DEC2OCT : Mengubah konversi dari desimal ke octal

COUNTBLANK : untuk menghitung jumlah sel yang kosong.

REPT : mengulang kata yang ada di salah satu range sel sebanyak beberapa kali

CHOOSE : Menampilkan suatu pernyataan berdasarkan kriteria tertentu,dimana kriterianya berupa data angka yang berurutan.

RAND : akan membangkitkan angka acak (random) antara 0 sampai dengan 1

RANDBETWEEN : dapat dipergunakan untuk membangkitkan angka acak dengan batas atas dan batas bawah yang dapat anda tentukan sendiri.

INT : dapat dipergunakan untuk membulatkan angka/hasil perhitungan ke bawah ke angka integer terdekat.

EVEN : membulatkan sebuah angka ke angka genap

ODD : membulatkan sebuah angka ke angka ganjil.

COLUMN : Menghasilkan nomor kolom dari suatu referensi yang diberikan

COLUMNS : Untuk menampilkan jumlah kolom yang terdapat dalam suatu array yang disebut dalam argument

TRANSPOSE : Mengubah susunan baris menjadi kolom, dan susunan kolom menjadi baris

CODE : Untuk menghasilkan nomor kode dari karakter pertama pada teks string

FIXED : Membulatkan tampilan data numeric pada digit yang anda kehendaki

ROW : mengambil data baris dari suatu referensi.

ROWS : untuk menghitung jumlah baris dari suatu range atau array.

INDEX : membaca tabel berdasarkan pada offset baris dan offset kolomnya, dengan bentuk umum

EXP : Fungsi ini untuk menampilkan hasil perpangkatan dengan bilangan dasar adalah bilangan e, di mana e bernilai 2.7182818.

POWER : untuk menampilkan hasil perpangkatan dari suatu angka, dengan bentuk umum

LN : menampilkan hasil dari logaritma dengan bilangan dasar e, di mana e bernilai 2.7182818. fungsi =LN kebalikan dari fungsi =EXP.

LOG : Fungsi ini untuk menampilkan hasil dari logaritma dengan bilangan dasar tertentu, dengan bentuk umum:

LOG10 : Fungsi ini untuk menampilkan hasil dari logaritma dengan bilangan dasar 10.

INT : Fungsi ini untuk membulatkan angka ke bawah ke bilangan bulat terdekat.

TRUNC : Fungsi ini untuk mengambil bilangan bulat atau integer.

MOD : Fungsi ini untuk mengambil sisa suatu pembagian, dengan bentuk umum

FACT : Fungsi ini untuk mencari nilai faktorial suatu bilangan. Misalkan ingin dihitung 4 faktorial yang biasanya ditulis dengan notasi 4! Akan didapat hasil 4 x 3 x 2 x 1 = 24. Untuk 1 faktorial dan 0 faktorial diperoleh nilai 1.

SIGN : Fungsi ini untuk menampilkan tanda bilangan positif, nol dan bilangan negative

SIN : Fungsi ini untuk mencari nilai sinus dari suatu sudut yang dinyatakan dalam satuan radian. Untuk mengubah sudut dari satuan derajat ke satuan radian, caranya dengan mengalikan sudut tersebut dengan PI()/180.

Tan : Fungsi ini untuk mencari nilai tangen dari suatu sudut yang dinyatakan dalam satuan radian

Kamis, 09 Mei 2013


WAN Media & Communications Protocols-Thinking Out of the Box Here is an overview of the various transmission media and communication protocols available for wide area networking and some of the issues to be considered before choosing the right one. Solutions providers considering implementing WAN services for their large users must make several choices. The first is the choice of "WAN media" and "Communication Protocol". This can be a complex decision, as there are numerous affordable and reliable options. There are various WAN media alternatives available for carrying valuable WAN traffic. The most common choices are standard telephone lines, digital communications lines, and permanent leased lines. Other less common options are fiber links, and various wireless alternatives such as cellular, microwave and even satellite transmission. We'll look at the most common alternatives. WAN communication protocols are collections of procedures, data formats and rules used to describe the manner in which data can be transmitted over a WAN link. The most common of these protocols are X.25, Frame Relay, PPP and SNA. The communication protocol is the common language on the WAN. We'll talk about these protocols in greater depth later. The key to choosing the optimal WAN medium and communication protocol is to understand the specific requirements of the application(s) it must support. However, the following issues are to be considered. What is the application? LAN-LAN connectivity often requires permanent high bandwidth connections. Remote access requires an intermediate-speed dial-up connection, while LAN access to SNA hosts is typically used for mission critical applications requiring extremely reliable but lower-speed connections. How many locations are involved and where are they? Certain media and communication protocols become more or less cost-effective depending on how meshed the network is, and how far apart offices are. Depending on where a branch is located, the existing communications infrastructure may only permit certain WAN media and communication protocols to be used. What are the traffic patterns? Only certain networks can handle bursty LAN traffic. Also, the cost of some services varies with usage, making these alternatives extremely expensive for high traffic links. Moreover, usage fees may vary according to the duration for which the link is used; for example, costs may increase during business hours, which would be impractical for certain applications Answers to the above questions should help narrow the choice of WAN media and communication protocols. Leased Lines Leased lines continue to be one of the most popular choices for large corporations, especially in North America. Because a leased line is a permanent link between two sites, it can be used for LAN-LAN connections or LAN-SNA host connections. It is suitable for carrying any communication protocol. Leased lines offer excellent performance for these applications. Leased lines support transmission speeds ranging from 19.2 Kbps to T3 (45 Mbps) and pricing is generally bandwidth and distance sensitive.

Fiber Links Fiber links are based on fiber optic cables, which conduct light very efficiently. The great advantage of fiber cables over conventional wire cables is the substantial weight and size savings and the much greater bandwidth offered. Although fiber is not yet widely used by people in their homes or offices, it is used for special applications such as metropolitan area networks. Fiber links can be used to transport various communication protocols. Fiber is generally more expensive than the media alternatives discussed so far.

Wireless Media (Microwave and Satellite) Microwave and satellite are closely related because both are wireless. In both cases, data is transmitted via high frequency radio signals from origin to a central relay station or satellite. These media are delay sensitive and best used for "one to many" applications such as distribution of financial market information. Because of inconsistent reliability and high expense, these media are not well suited to LAN-LAN or LAN-SNA applications. Again, these media can be used to transport a variety of communication protocols.

Upcoming Technologies ADSL One promising technology is Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL). It was developed to allow high bandwidth applications to be delivered to homes (video on demand, Internet) using existing unshielded twisted pair wiring. When available, ADSL will allow high bandwidth in one direction and low bandwidth in the other. ADSL uses signal encoding, compression, and modulation techniques and can support various configurations of data rates depending on the length of wire to be traversed. A typical ADSL configuration supports a downstream delivery rate of 6 Mbps and an upstream rate of 64 Kbps up to a distance of 12,000 feet.

SDSL Symmetric Digital Subscriber Line (SDSL) is based on the same technology as ADSL. However, as the name suggests, it offers equal bandwidth in both directions and is better suited for applications such as video-conferencing and high-speed remote LAN access. A typical configuration will support data rates of 2 Mbps in each direction.

Cable Modems Another promising technology is the cable modem that allows connection of personal computers to high bandwidth cable TV coax cables. The good news about this technology is the tremendous amount of bandwidth (up to 30 or 40 MBPS) that it offers. The bad news is that this technology is not widely available today and there are no industry standards for interoperability. Also, unless the local cable company connects to the public telephone network, users will not be able to access sites that are not supported by the cable company.

WAN Communication Protocols Wide Area Network communication protocols can seem like a complex subject. However, two facts can help WAN service users better understand the technologies. Any WAN media can be used to transport any WAN communication protocol. Any WAN communication protocol can be encapsulated in any other WAN communication protocol. A note of caution regarding communication protocols and encapsulation. If you need to mix and match protocols on your WAN, do so with care. Be careful to use only open protocols and encapsulation standards. Here is a brief overview of the most common communication protocols in use today.

PPP and MLPPP PPP is a point to point protocol primarily associated with the Internet. PPP supports both asynchronous and synchronous serial lines and provides a point to point connection across a variety of media. PPP was first proposed as a standard in 1990 to replace an older de facto standard known as SLIP (Serial Line Internet Protocol) that requires links to be established and terminated manually. However, unlike SLIP, PPP offers significant flexibility. This explains its widespread use for Internet communication. Multilink PPP (MLPPP) is a method for splitting, recombining and sequencing PPP Datagrams across multiple logical data links. This protocol was originally designed to exploit multiple B-channels in ISDN, but is equally applicable to any situation in which multiple serial PPP links connect two systems.

X.25 Packet-switched protocols have long been an alternative to point to point protocols such as PPP, with X.25 being the most mature of these alternatives. Packet-switched connections are "virtual", in that connected sites are not physically linked. While point to point protocols are analogous to a direct pipeline between two sites (point to point), a packet-switched service is analogous to a delivery service sending packages between sites via intermediate hubs and couriers. For this reason, a single physical link to the X.25 network can support multiple concurrent connections to different sites. X.25 is available almost universally, supporting transmission speeds ranging from 9.6 KBPS to 512 KBPS, with guaranteed global delivery. Because X.25 is a mature technology, it supports numerous access methods. You can connect to an X.25 network (a network where all traffic is X.25 packets) through a dial-up telephone link, ISDN, or a dedicated leased line. X.25 pricing is usage based, but not very distance sensitive. Over long distances, it is far less expensive than using a point to point protocol. These characteristics make X.25 suitable for both LAN-LAN and LAN-SNA host connections--especially for global corporations, which need reliability and universal availability. X.25 is not, however, suited to high-bandwidth applications, especially those sensitive to latency introduced by X.25 networks. X.25 is also suitable for remote user connectivity. Remote users worldwide can simply dial into a local X.25 network using a standard modem. The X.25 service provider's Packet Assembler/Disassembler (PAD), converts the asynchronous data stream coming from the modem into X.25 packets. This enables affordable and reliable remote access to corporate LANs from anywhere in the world.

Frame Relay Frame Relay is a packet-switched protocol, which has replaced many point to point leased line applications. It was designed to take advantage of the higher reliability offered by modern telecommunications systems. Frame Relay can be viewed as a streamlined version of X.25. It offers greater speed and reduced latency, at the cost of less error-checking. Though Frame Relay availability is steadily growing, it may not be available in countries with unreliable communications infrastructures (in which case, X.25, with its advanced error-checking, will usually be available). Applications requiring meshed connectivity are especially cost-effective using Frame Relay, since multiple virtual connections can exist on a single physical link. An added benefit of Frame Relay is that it allows bandwidth on demand up to the allowable clock speed of the line, making it suitable for bursty applications. Growing confidence in Frame Relay networks is making it a popular choice for SNA access (SNA over Frame Relay). It is also gaining favor for remote access, as service providers begin to offer dial-up access into Frame Relay networks via POTS and ISDN. ISDN access into Frame Relay networks will also enable them to easily back up the permanent Frame Relay links currently in use. It seems likely that Frame Relay will eventually enjoy the same degree of flexibility as X.25 provides today. Remember, in a WAN setup the major chunk of the money goes in to the communication links and WAN hardware does not amount to even 20 per cent of the total cost. So a user must first evaluate the wide area networking requirement in detail and then choose the appropriate WAN media and communication protocol which best suits his need.