KECEPATAN JARINGAN
Berdasarkan kecepatan transmisi datanya, jaringan computer local dapat dibagi atas :
1.Low Speed PC Network
Kecepatan transmisi data pada level ini lebih kecil dari 1 Mbps dan biasanya digunakan untuk percobaan di laboratoraium. Contoh teknologi jaringan ini adalah Omninet dan Constalation yang dikembangkan oleh Corvus Systems, Cluster One dikembangkan oleh Nectar Systems dan Apple Talk yang dikembangkan oleh Apple Co.
2.Medium Speed Network
Pada network ini, kecepatan transmisi data berkisar antara 1 – 20 Mbps dan biasanya digunakan pada perkantoran yang berskala kecil hingga menengah. Contoh teknologi jaringan computer untuk kategori ini adalah Ethernet yang dikembangkan oleh Xerox (mencapai 10 Mbps), ARC Net yang dikembangkan oleh Datapoint Co (mencapai 2,5 Mbps) dam Cable Net yang dikembangkan oleh Amdax.
3.High Speed Network
Kecepatan pada network mencapai lebih dari 20 Mbps, biasanya digunakan untuk lingkungan perkantoran dengan skala besar yang menempati area gedung bertingkat. Data yang dapat ditransmisikan juga tidak hanya berupa teks tetapi juga meliputi data grafis.
4.Super High Speed Network
Transmisinya mencapai 1 Gbps. Digunakan untuk lingkungan perkantoran berskala besar dan dapat mentransmisikan data grafis, audio, dan video.
MEDIA TRANSMISI TANPA KABEL
Ada beberapa jenis media transmisi nirkabel, antara lain wireless, gelombang mikro, sinar infrared, sinar laser, dan system satelit. Kali ini akan dibahas mengenai wireless.
Bilamana sumber data dan penerima data jaraknya cukup jauh atau medannya sulit untuk penerapan instalasi kabel sebagai media transmisi jaringan, maka dapat digunakan media transmisi berupa radiasi elektromagnetik (listrik dan magnet yang interferensi) yang dipancarkan melalui udara terbuka yang dapat berupa mikrogelombang (Microwave), system satelit (Satellite System), sinar infra merah atau system laser (Laser System). Selanjutnya, jaringan dengan media transmisi tanpa kabel ini disebut dengan istilah jaringan wireless. Jaringan ini sangat bermanfaat untuk mengatasi problem lokasi, misalnya dalam beberapa kasus berikut :
· Untuk pembangunan infrastruktur jaringan computer terpadu antar gedung atau kawasan yang terpisah oleh jarak dan kondisi medan yang tidak memungkinkan untuk ditarik kabel.
· Teknologi ini menjadi solusi untuk para pebisnis yang mobilitasnya tinggi sehinnga dimanapun mereka berada dapat melakukan kontak dan mengirimkan data ke perusahaannya.
· Wireless juga sangat cocok untuk penggunaan sementara waktu.
Selain itu, perawatan terhadap jaringan wireless juga lebih mudah. Jika tidak terjadi koneksi antar terminal, tidak perlu diadakan pemeriksaan kabel yang biasanya memakan waktu lama, apalagi jika sambungannya cukup jauh. Pengecekan cukup dilakukan terhadap pemancar gelombang dan Access point yang digunakan.
Dengan teknologi ini, pengaksesan internet juga dapat dilakukan dengan cepat dan murah dibandingkan system dial-up atau leased line.
Namun, meski memiliki banyak keunggulan, wireless juga memiliki beberapa kelemahan antara lain :
· Kemampuan transfer data lebih kecil daripada jaringan kabel.
· Keamanan data masih belum terjamin karena memungkinkan terjadinya penyadapan data.
· Sulitnya proses instalasi sehingga membutuhkan seseorang yang benar-benar ahli di bidangnya, dimana jumlah ahli ini masih terbatas.
· Peralatan dan perangkat yang digunakan serta biaya instalasi masih sangat mahal.
· Masih rentan terhadap gangguan-gangguan misalnya adanya pergeseran sudut pancar satelit, pembelokkan pemancaran sinar laser karena udara panas, dan medan elektromagnetik yang tercipta karena adanya hujan dan petir. Adanya gangguan ini dapat menyebabkan wireless mengalami gangguan sehingga dapat terjadi kehilangan data yang cukup besar,
Kamis, 16 Juni 2011
DreamWeaver
MERENCANAKAN SEBUAH WEBSITE
Dengan dreamweaver
Dalam membuat website kita harus merencanakan dahulu apa tujuan dari
pembuatan website ini, informasi-informasi apa yang akan diberikan dan
kepada siapa informasi-informasi tersebut dituju.
Macromedia Dreamweaver adalah salah satu program pembuatan website
yang mempunyai banyak sekali menu-menu dan tool-tool yang dapat
dipergunakan untuk mendesain website yang lebih kreatif.
Rencana dan desain sebuah site
Ketika memulai merencanakan membuat website, diharapkan
melakukannya secara bertahap dan terencana untuk memastikan situs yang dibuat baik dan berhasil
.
Menentukan tujuan anda
Menentukan tujuan site adalah langkah pertama kali yang harus
diambil untuk pembuatan sebuah website.
Tulis semua tujuan dan harapan agar dapat mengingatnya saat proses mendesain website. Tujuan-tujuan
tersebut akan sangat membantu agar tetap terfokus dan mempunyai
target terhadap website yang diinginkan.
Sebuah website yang memberikan berita-berita dengan subjec tertentu
sangat berbeda dengan website yang menjual produk atau komersial.
Memilih sasaran pengunjung situs
Setelah menentukan apa yang diinginkan untuk menyelesaikan
website, kita harus menentukan siapa saja, atau sasaran
pengunjung situs kita. Banyak orang menggunakan browser berbeda satu dengan lainnya, kecepatan yang berbeda, dan punya atau tidak punya media plug-in tambahan (contoh=speaker).
Semua faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi dalam menggunakan
Situs kita.
MEMBUAT, MEMBUKA, DAN MENYIMPAN DOKUMEN HTML
Dreamweaver menawarkan berbagai macam cara untuk membuat suatu
dokumen. Kita dapat membuat baru, dokumen HTML yang kosong, kita dapat membuka dokumen HTML yang sudah ada, atau jika untuk
mempersingkat waktu, kita dapat membuat dokumen baru berdasarkan
template (blangko).
Membuat dokumen HTML kosong baru :
Pada tampilan windows, pilih menu File > New.
Untuk membuka file HTML yang sudah ada :
Pilih menu File > Open
kita dapat memilih file HTML yang diinginkan.
Membuat dokumen baru berdasarkan template :
• Pilih menu File > New from Template. Akan tampak dialog box, daftar
template-template yang ada (kita harus membuat sebuah template
terlebih dahulu sebelum membuat dokumen baru berdasarkan template)
• Pilih salah satu template. Dokumen baru akan dibuat berdasarkan
template tersebut.
Menyimpan dokumen :
• Pilih menu File > Save.
• Ketik nama file dan tentukan dimana kita ingin menyimpan file tersebut.
Catatan : Dreamweaver akan secara otomatis menyimpan file tersebut
dalam bentuk htm atau html.
• Klik button Save untuk menyimpan file tersebut.
Mengatur document properties
Judul halaman, background image dan warna-warna, teks dan warna link
adalah dasar dari semua dokumen HTML. Judul halaman merupakan
identitas dan nama dokumen. Background image atau gambar background
dari halaman (kita bisa juga memakai warna untuk background) diatur untuk
keseluruhan tampilan dari dokumen tersebut. Teks dan warna link membantu
untuk pengunjung situs membedakan teks mana yang bisa masuk kehalaman
lain, dan juga bisa membedakan dari warna teks link sudah dikunjungi atau
belum.
Merubah judul halaman
Judul dari halaman HTML sangat membantu pengunjung tetap dapat
memberitahu site apa yang sedang pengunjung buka, dapat dilihat pada
menu bar windows dibawah.
Untuk mengganti judul halaman :
Langkah-langkah :
• Pilih menu Modify > Page Properties.
• Klik kursor anda pada daerah kosong di halaman web. Lalu pilih Page
Properties dengan mengklik kanan mouse.
Masukkan judul untuk halaman tersebut pada title text box.
DREAMWEAVER WORK AREA
Kita mulai dengan overview dari dreamweaver work area atau daerah kerja
dreamweaver.
• Jika belum masuk ke dalam program dreamweaver, klik 2 kali pada
icon shortcut dreamweaver atau klik pada start menu pilih program lalu
pilih program macromedia dreamweaver 4 , klik 1 kali pada icon
dreamweaver 4..
• Pada object panel terdapat icon-icon yang dapat diklik untuk
memasukkan object pada dokumen dan untuk merubah cara pembuatan halaman web.
• Launcher bar terdapat button-button untuk membuka dan menutup
panel-panel icon dimana kita sering menggunakannya dalam bekerja.
• Pada property inspector ditampilkan properti-properti dari object atau
text yang dipilih dan dapat memodifikasi properti tersebut.
(contoh = jenis text, ukuran text, dan sebagainya)
Untuk membuka tampilan windows, inspector dan panel-panel, gunakan
menu Window. Beri tanda check untuk memilih tampilan mana yang anda
perlukan pada tampilan window.
Bekerja dengan macam-macam warna
Pada Dreamweaver, ada bermacam-macam dialog box, seperti juga pada
Property inspector ada menu untuk kotak-kotak pilihan warna untuk teks.
Kita tinggal memilih warna-warna sesuai dengan keinginan.
Memilih warna pada Dreamweaver :
Klik salah satu kotak warna pilihan
Hyperlink
Membuat Hyperlink dari Property inspector
Kita dapat membuat hyperlink teks dari halaman yang dibuka ke
halaman lain menggunakan fasilitas property inspector.
1.Pilih teks yang akan di-hyperlink.
2.Shadding teks tersebut (menekan tombol kiri pada mouse, pilih teks
yang akan di link), lalu pindahkan kursor pada property inspector
bar, klik pada area Link ketik nama file yang dituju.
3.Pindahkan kursor ke sembarang tempat, maka teks sudah hyperlink
Memasukkan Image atau gambar
Kita akan belajar dengan 2 cara untuk memasukkan image pada
Dreamweaver , dengan menggunakan main menu dan dengan
menggunakan Object panel.
1. Klik kursor pada tempat dimana kita ingin memasukkan image.
2. Pilih menu Insert > Image
3. Tampak dialog box untuk memilih file image, buka folder images. Pilih
file logo, pada dialog box sebelah kanan akan melihat preview
dari image tersebut.
4. Klik select, maka image tersebut akan masuk pada dokumen.
5. Untuk cara dengan penggunaan Object panel ; Klik button insert image
pada Object panel.
6. Maka akan tampak tampilan dialog box yang sama, lakukan seperti
langkah sebelumnya.
MERENCANAKAN SEBUAH WEBSITE
Dengan dreamweaver
Dalam membuat website kita harus merencanakan dahulu apa tujuan dari
pembuatan website ini, informasi-informasi apa yang akan diberikan dan
kepada siapa informasi-informasi tersebut dituju.
Macromedia Dreamweaver adalah salah satu program pembuatan website
yang mempunyai banyak sekali menu-menu dan tool-tool yang dapat
dipergunakan untuk mendesain website yang lebih kreatif.
Rencana dan desain sebuah site
Ketika memulai merencanakan membuat website, diharapkan
melakukannya secara bertahap dan terencana untuk memastikan situs yang dibuat baik dan berhasil
.
Menentukan tujuan anda
Menentukan tujuan site adalah langkah pertama kali yang harus
diambil untuk pembuatan sebuah website.
Tulis semua tujuan dan harapan agar dapat mengingatnya saat proses mendesain website. Tujuan-tujuan
tersebut akan sangat membantu agar tetap terfokus dan mempunyai
target terhadap website yang diinginkan.
Sebuah website yang memberikan berita-berita dengan subjec tertentu
sangat berbeda dengan website yang menjual produk atau komersial.
Memilih sasaran pengunjung situs
Setelah menentukan apa yang diinginkan untuk menyelesaikan
website, kita harus menentukan siapa saja, atau sasaran
pengunjung situs kita. Banyak orang menggunakan browser berbeda satu dengan lainnya, kecepatan yang berbeda, dan punya atau tidak punya media plug-in tambahan (contoh=speaker).
Semua faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi dalam menggunakan
Situs kita.
MEMBUAT, MEMBUKA, DAN MENYIMPAN DOKUMEN HTML
Dreamweaver menawarkan berbagai macam cara untuk membuat suatu
dokumen. Kita dapat membuat baru, dokumen HTML yang kosong, kita dapat membuka dokumen HTML yang sudah ada, atau jika untuk
mempersingkat waktu, kita dapat membuat dokumen baru berdasarkan
template (blangko).
Membuat dokumen HTML kosong baru :
Pada tampilan windows, pilih menu File > New.
Untuk membuka file HTML yang sudah ada :
Pilih menu File > Open
kita dapat memilih file HTML yang diinginkan.
Membuat dokumen baru berdasarkan template :
• Pilih menu File > New from Template. Akan tampak dialog box, daftar
template-template yang ada (kita harus membuat sebuah template
terlebih dahulu sebelum membuat dokumen baru berdasarkan template)
• Pilih salah satu template. Dokumen baru akan dibuat berdasarkan
template tersebut.
Menyimpan dokumen :
• Pilih menu File > Save.
• Ketik nama file dan tentukan dimana kita ingin menyimpan file tersebut.
Catatan : Dreamweaver akan secara otomatis menyimpan file tersebut
dalam bentuk htm atau html.
• Klik button Save untuk menyimpan file tersebut.
Mengatur document properties
Judul halaman, background image dan warna-warna, teks dan warna link
adalah dasar dari semua dokumen HTML. Judul halaman merupakan
identitas dan nama dokumen. Background image atau gambar background
dari halaman (kita bisa juga memakai warna untuk background) diatur untuk
keseluruhan tampilan dari dokumen tersebut. Teks dan warna link membantu
untuk pengunjung situs membedakan teks mana yang bisa masuk kehalaman
lain, dan juga bisa membedakan dari warna teks link sudah dikunjungi atau
belum.
Merubah judul halaman
Judul dari halaman HTML sangat membantu pengunjung tetap dapat
memberitahu site apa yang sedang pengunjung buka, dapat dilihat pada
menu bar windows dibawah.
Untuk mengganti judul halaman :
Langkah-langkah :
• Pilih menu Modify > Page Properties.
• Klik kursor anda pada daerah kosong di halaman web. Lalu pilih Page
Properties dengan mengklik kanan mouse.
Masukkan judul untuk halaman tersebut pada title text box.
DREAMWEAVER WORK AREA
Kita mulai dengan overview dari dreamweaver work area atau daerah kerja
dreamweaver.
• Jika belum masuk ke dalam program dreamweaver, klik 2 kali pada
icon shortcut dreamweaver atau klik pada start menu pilih program lalu
pilih program macromedia dreamweaver 4 , klik 1 kali pada icon
dreamweaver 4..
• Pada object panel terdapat icon-icon yang dapat diklik untuk
memasukkan object pada dokumen dan untuk merubah cara pembuatan halaman web.
• Launcher bar terdapat button-button untuk membuka dan menutup
panel-panel icon dimana kita sering menggunakannya dalam bekerja.
• Pada property inspector ditampilkan properti-properti dari object atau
text yang dipilih dan dapat memodifikasi properti tersebut.
(contoh = jenis text, ukuran text, dan sebagainya)
Untuk membuka tampilan windows, inspector dan panel-panel, gunakan
menu Window. Beri tanda check untuk memilih tampilan mana yang anda
perlukan pada tampilan window.
Bekerja dengan macam-macam warna
Pada Dreamweaver, ada bermacam-macam dialog box, seperti juga pada
Property inspector ada menu untuk kotak-kotak pilihan warna untuk teks.
Kita tinggal memilih warna-warna sesuai dengan keinginan.
Memilih warna pada Dreamweaver :
Klik salah satu kotak warna pilihan
Hyperlink
Membuat Hyperlink dari Property inspector
Kita dapat membuat hyperlink teks dari halaman yang dibuka ke
halaman lain menggunakan fasilitas property inspector.
1.Pilih teks yang akan di-hyperlink.
2.Shadding teks tersebut (menekan tombol kiri pada mouse, pilih teks
yang akan di link), lalu pindahkan kursor pada property inspector
bar, klik pada area Link ketik nama file yang dituju.
3.Pindahkan kursor ke sembarang tempat, maka teks sudah hyperlink
Memasukkan Image atau gambar
Kita akan belajar dengan 2 cara untuk memasukkan image pada
Dreamweaver , dengan menggunakan main menu dan dengan
menggunakan Object panel.
1. Klik kursor pada tempat dimana kita ingin memasukkan image.
2. Pilih menu Insert > Image
3. Tampak dialog box untuk memilih file image, buka folder images. Pilih
file logo, pada dialog box sebelah kanan akan melihat preview
dari image tersebut.
4. Klik select, maka image tersebut akan masuk pada dokumen.
5. Untuk cara dengan penggunaan Object panel ; Klik button insert image
pada Object panel.
6. Maka akan tampak tampilan dialog box yang sama, lakukan seperti
langkah sebelumnya.
Mengenal PHP
1. PENDAHULUAN
PHP adalah salah satu bahasa pemrograman di Internet. PHP bersifat cepat, gratis dan murah ( gratis ), selain itu PHP mendukung penggunaan database seperti MySQL, PostgreSQL, mSQL, Oracle etc. Untuk dapat menjalankan PHP melalui browser, maka anda diharuskan terlebih dahulu menginstall web server ( misalnya Apache, PWS, IIS ) lalu menginstall PHP, sedangkan untuk menjalankan MySQL anda tidak perlu menginstall web server, hanya saja jika ingin dijalankan melalui browser, maka anda harus menginstall web server. Prosedur penginstallan web server, PHP dan MySQL dapat anda baca pada manual masing – masing. Adapun manual dan instalan Apache, PHP maupun MySQL dapat anda cari di http://ftpsearch.itb.ac.id.
Jika anda tidak ingin direpotkan dengan prosedur penginstallan PHP, anda dapat menjalankan PHP di direktori public_html anda di s.ee.itb.ac.id. Hal itu dapat dilakukan karena PHP bersifat server side artinya script PHP di jalankan di server, bukan di computer client. Jadi semakin banyak client yang menjalankan script PHP di suatu situs, maka beban yang ditanggung oleh server semakin bertambah. Sintaks – sintaks dalam PHP banyak yang sama dengan C++, dalam hal ini penulis tidak memberikan penjelasan penggunaan sintaks – sintaks tersebut mengingat para cakru telah memperoleh pengajaran tersebut di dalam kuliah maupun praktikum EL – 207 Komputer dan Pemrograman.
2. DASAR PHP
PHP dijalankan dalam file berekstensi .php, .php3 atau .phtml, itu tergantung dengan settingan PHP anda, tetapi secara umum ekstensi file PHP adalah .php. Kode PHP menyatu dengan tag – tag HTML dalam satu file. Kode PHP diawali dengan tag .
Contoh :
Struktur penulisan dalam PHP, sama seperti dalam C++, yaitu setiap pernyataan diakhiri oleh semicolon ( ; ) dan bersifat case sensitive untuk penulisan nama variabel. Cara penulisan komentar dalam PHP juga sama dengan C++.
Contoh :
”;
print “$NAMA ? variable menggunakan huruf besar.”;
?>
3. TIPE DATA
PHP mengenal 5 tipe data yaitu integer, floating point, string, array dan object. Penggunaan tipe data tidak secara ekspilisit di deklarasikan seperti dalam C++.
Contoh :
”;
$var = “dua ribu dua”; // var sebagai string
print “Sekarang tahun $var.
”;
$var = 2002.5; // var sebagai bilangan bulat / float
print “Tahun $var, ada atau nggak ?”;
?>
divisi = $str;
}
}
$hme = new himp;
print $hme->divisi;
print "
";
$hme->ubah("Divisi Komputer HME ITB");
print $hme->divisi;
?>
Penggunaan tipe data array akan di bahas di bagian operasi array.
4. OPERATOR
Dalam PHP terdapat operator artimatika, assignment, bitwise, perbandingan, logika increment / decrement yang kesemuanya sama dengan C++ dalam cara penggunaannya.
5. PERNYATAAN
Dalam PHP juga terdapat conditional statement yang cara penggunaannya sama seperti dalam C++.
6. FUNGSI
Dalam PHP, tipe data balikan sebuah fungsi tidak di deklarasikan secara eksplisit seperti dalam C++. Dalam PHP, fungsi tidak perlu dideklarasikan, cukup di definisikan saja. Pendefinisian fungsi dapat diletakkan di awal, tengah, akhir maupun di file lain.
Contoh :
";
print "Masukkan Nama Anda : ";
print "";
if($action==1)
{
greet($nama);
}
function greet($str)
{
$date = date(G);
if($date<11>=0)print"Selamat Pagi $str";
else if($date>=11 && $date<15)print>=15 && $date<18)print>
7. OPERASI ARRAY
Deklarasi array :
1. $divisi[3] = {“Divkom”,”Elektron”,”WS”};
2. $divisi = array(“Divkom”,”Elektron”,”WS”);
Menghitung jumlah elemen array menggunakan fungsi count($array) ? contoh : count($divisi) menghasilkan nilai 3; Mengambil potongan elemen dari suatu array, menggunakan array_slice() array_slice(variable_array,parameter_offset, panjang); variable_array adalah nama variable array yang ingin kita potong. Parameter_offset, jika positif menunjukkan elemen awal pemotongan dihitung dari depan, sedangkan jika negatif di hitung dari belakang ( yaitu urutan ke parameter_offset dari belakang ). Panjang yaitu menentukan panjang elemen yang dipotong. Jika panjang tidak diberikan, maka array dipotong mulai dari nilai elemen yang ditentukan oleh parameter_offset sampai elemen terakhir.
8. OPERASI FILE
Membuka File ? fopen(nama_file, mode_akses);
Menutup File ? fclose(file_pointer)
Membaca Isi File ? fgets(file_pointer, panjang_string)
Tag HTML tidak diabaikan fgetss(file_pointer, panjang_string)
Mengabaikan tag HTML
Menulis ke File ? fputs(file_pointer,string)
Memeriksa apakah pointer telah berada di akhir file ? feof(file_pointer)
Ket : ? Gunakan fungsi
mode_akes pada PHP sama dengan mode akses pada C++. $file = fopen(“coba.txt”,”r+w”). $file disebut sebagai file_pointer
9. PHP DAN MYSQL
Bagian ini tidak membahas tentang MySQL, namun bagian ini membahas pengaturan hubungan antara PHP dan MySQL secara general. Mengenai struktur database, table, field mauoun pengertian querinya diberikan pada modul MySQL. Untuk dapat berhubungan dengan MySQL, PHP harus membuka hubungan ke server MySQL, yaitu dengan mysql_connect(nama_host, nama_user, password); Setelah tersambung, maka user memilih database, yaitu dengan mysql_select_db(nama_database); Untuk mengeksekusi query – query yang ada pada MySQL namun tidak dimiliki oleh PHP digunakan fungsi
mysql_query(query); Mengenai query – query yang ada, dapat anda lihat dalam modul MySQL. Untuk mengambil hasil query yang dilakukan oleh mysql_query() digunakan fungsi
mysql_fetch_row(result_id) atau mysql_fetch_array(result_id) Beda antara mysql_fetch_row() dan mysql_fetch_array() adalah pada mysql_fetch_array() hasil yang diperoleh dalam bentuk array assosiatif.
PHP adalah salah satu bahasa pemrograman di Internet. PHP bersifat cepat, gratis dan murah ( gratis ), selain itu PHP mendukung penggunaan database seperti MySQL, PostgreSQL, mSQL, Oracle etc. Untuk dapat menjalankan PHP melalui browser, maka anda diharuskan terlebih dahulu menginstall web server ( misalnya Apache, PWS, IIS ) lalu menginstall PHP, sedangkan untuk menjalankan MySQL anda tidak perlu menginstall web server, hanya saja jika ingin dijalankan melalui browser, maka anda harus menginstall web server. Prosedur penginstallan web server, PHP dan MySQL dapat anda baca pada manual masing – masing. Adapun manual dan instalan Apache, PHP maupun MySQL dapat anda cari di http://ftpsearch.itb.ac.id.
Jika anda tidak ingin direpotkan dengan prosedur penginstallan PHP, anda dapat menjalankan PHP di direktori public_html anda di s.ee.itb.ac.id. Hal itu dapat dilakukan karena PHP bersifat server side artinya script PHP di jalankan di server, bukan di computer client. Jadi semakin banyak client yang menjalankan script PHP di suatu situs, maka beban yang ditanggung oleh server semakin bertambah. Sintaks – sintaks dalam PHP banyak yang sama dengan C++, dalam hal ini penulis tidak memberikan penjelasan penggunaan sintaks – sintaks tersebut mengingat para cakru telah memperoleh pengajaran tersebut di dalam kuliah maupun praktikum EL – 207 Komputer dan Pemrograman.
2. DASAR PHP
PHP dijalankan dalam file berekstensi .php, .php3 atau .phtml, itu tergantung dengan settingan PHP anda, tetapi secara umum ekstensi file PHP adalah .php. Kode PHP menyatu dengan tag – tag HTML dalam satu file. Kode PHP diawali dengan tag .
Contoh :
Struktur penulisan dalam PHP, sama seperti dalam C++, yaitu setiap pernyataan diakhiri oleh semicolon ( ; ) dan bersifat case sensitive untuk penulisan nama variabel. Cara penulisan komentar dalam PHP juga sama dengan C++.
Contoh :
”;
print “$NAMA ? variable menggunakan huruf besar.”;
?>
3. TIPE DATA
PHP mengenal 5 tipe data yaitu integer, floating point, string, array dan object. Penggunaan tipe data tidak secara ekspilisit di deklarasikan seperti dalam C++.
Contoh :
”;
$var = “dua ribu dua”; // var sebagai string
print “Sekarang tahun $var.
”;
$var = 2002.5; // var sebagai bilangan bulat / float
print “Tahun $var, ada atau nggak ?”;
?>
divisi = $str;
}
}
$hme = new himp;
print $hme->divisi;
print "
";
$hme->ubah("Divisi Komputer HME ITB");
print $hme->divisi;
?>
Penggunaan tipe data array akan di bahas di bagian operasi array.
4. OPERATOR
Dalam PHP terdapat operator artimatika, assignment, bitwise, perbandingan, logika increment / decrement yang kesemuanya sama dengan C++ dalam cara penggunaannya.
5. PERNYATAAN
Dalam PHP juga terdapat conditional statement yang cara penggunaannya sama seperti dalam C++.
6. FUNGSI
Dalam PHP, tipe data balikan sebuah fungsi tidak di deklarasikan secara eksplisit seperti dalam C++. Dalam PHP, fungsi tidak perlu dideklarasikan, cukup di definisikan saja. Pendefinisian fungsi dapat diletakkan di awal, tengah, akhir maupun di file lain.
Contoh :
";
print "Masukkan Nama Anda : ";
print "";
if($action==1)
{
greet($nama);
}
function greet($str)
{
$date = date(G);
if($date<11>=0)print"Selamat Pagi $str";
else if($date>=11 && $date<15)print>=15 && $date<18)print>
7. OPERASI ARRAY
Deklarasi array :
1. $divisi[3] = {“Divkom”,”Elektron”,”WS”};
2. $divisi = array(“Divkom”,”Elektron”,”WS”);
Menghitung jumlah elemen array menggunakan fungsi count($array) ? contoh : count($divisi) menghasilkan nilai 3; Mengambil potongan elemen dari suatu array, menggunakan array_slice() array_slice(variable_array,parameter_offset, panjang); variable_array adalah nama variable array yang ingin kita potong. Parameter_offset, jika positif menunjukkan elemen awal pemotongan dihitung dari depan, sedangkan jika negatif di hitung dari belakang ( yaitu urutan ke parameter_offset dari belakang ). Panjang yaitu menentukan panjang elemen yang dipotong. Jika panjang tidak diberikan, maka array dipotong mulai dari nilai elemen yang ditentukan oleh parameter_offset sampai elemen terakhir.
8. OPERASI FILE
Membuka File ? fopen(nama_file, mode_akses);
Menutup File ? fclose(file_pointer)
Membaca Isi File ? fgets(file_pointer, panjang_string)
Tag HTML tidak diabaikan fgetss(file_pointer, panjang_string)
Mengabaikan tag HTML
Menulis ke File ? fputs(file_pointer,string)
Memeriksa apakah pointer telah berada di akhir file ? feof(file_pointer)
Ket : ? Gunakan fungsi
mode_akes pada PHP sama dengan mode akses pada C++. $file = fopen(“coba.txt”,”r+w”). $file disebut sebagai file_pointer
9. PHP DAN MYSQL
Bagian ini tidak membahas tentang MySQL, namun bagian ini membahas pengaturan hubungan antara PHP dan MySQL secara general. Mengenai struktur database, table, field mauoun pengertian querinya diberikan pada modul MySQL. Untuk dapat berhubungan dengan MySQL, PHP harus membuka hubungan ke server MySQL, yaitu dengan mysql_connect(nama_host, nama_user, password); Setelah tersambung, maka user memilih database, yaitu dengan mysql_select_db(nama_database); Untuk mengeksekusi query – query yang ada pada MySQL namun tidak dimiliki oleh PHP digunakan fungsi
mysql_query(query); Mengenai query – query yang ada, dapat anda lihat dalam modul MySQL. Untuk mengambil hasil query yang dilakukan oleh mysql_query() digunakan fungsi
mysql_fetch_row(result_id) atau mysql_fetch_array(result_id) Beda antara mysql_fetch_row() dan mysql_fetch_array() adalah pada mysql_fetch_array() hasil yang diperoleh dalam bentuk array assosiatif.
Kelebihan-Kelebihan PHP
Sebagaian besar orang mungkin menganggap bahwa Perl dan CGI telah cukup membuat cukup membuat situs mereka interaktif. Ketika e-commerce semakin berkembang, situs yang statis semakin ditinggalkan. Situs harus dinamis dan tetap berjalan selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam seminggu. Perl dan CGI sudah ketinggalan zaman, saatnya digunakan PHP yang lebih baik dari keduanya. PHP memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh bahasa-bahasa sejenisnya.
PHP mudah dibuat dan cepat dijalankan. PHP dapat berjalan dalam web server yang berbeda dan dalam sisitem operasi yang berbeda pula. PHP dapat berjalan di sistem operasi Linux, UNIX, Windows dan MacOS.
PHP diterbitkan secara gratis. Anda dapat mengunduh source kode PHP tanpa harus mengeluarkan uang. PHP juga dapat berjalan pada web server Litepeed, Apache, Microsoft IIS dan sebagainya. Selain itu PHP juga memiliki kelebihan antara lain:
- Pengaksesan file GIF dengan PHP
PHP tidak terbatas hanya untuk menghasilkan output halamam HTML. PHP juga dapat digunakan untuk menghasilkan file gambar ekstensi .GIF/.JPG/.PNG dan lainnya, atau agar lebih elegan gambar tersebut bersifat stream dari server ke browser kamu harus meng-compile PHP dengan GD liberary yang mengandung fungsi-fungsi manipulasi GIF File Upload.
- Menerima file upload dari setiap browser
Kemampuan ini memungkinkan user untuk mengupload file teks atau binary. Dengan fungsi-fungsi authetication dan logika PHP, kita memiliki kontrol untuk menentukan siapa yang boleh mengapload dan apa yang harus dikerjakan terhadap file setelah file itu selesai diupload
- HTTP Cookie
PHP secara transparan mendukung HTTP cookie. Cookie adalah mekanisme untuk menyimpan data pada browser sehingga anda dapat melakukan melacak atau mengidentifikasi user. Anda dapat menset cookies menggunakan fungsisetcookie(). Cookie adalah bagian dari HTTP header, sehingaga fungsiSetCookie()harus dipanggil sebelum ada output yang dikirimkan ke browser. Hal ini sama dengan saat menggunakan fungsiheader(). Setiap cookie yang dikirimkan ke Anda dari klien akan secara otomatis dianggap sebagai variabel PHP seperti halnya variabel dari metodeGETdanPOST. Jika hendak mengisi banyak harga untuk satu cookie, tambahkan saja tanda[]pada nama cookie.
- Koneksi ke Database
PHP mendukung banyak sekali database dalam mode native dan melalui ODBC
Rabu, 08 Juni 2011
Pengertian Cyberpreneursip,Enterpreneurhip, dan Technopreneurship
Cyberpreneurship adalah suatu kegiatan usaha dan bisnis dengan menggunakan peningkatan teknologi computer terutama internet, dalam hal ini usaha dan bisnis yang dipromosikan menggunakan brosur eletronik yang dikenal dengan homepage pada internet.Enterpreneurship adalah Seseorang yang berani mengambil suatu langkah untuk memasuki sebuah aktivitas tertentu atau menyambut suatu tantangan yang baru, di dalam enterpreneurship terdapat tiga hal yang paling penting yaitu ; creativity-innovation, opportunity-creation, dan Calculated risk-taking.
Technopreneurship adalah sebuah proses dalam pembentukan usaha baru yang melihat tekhnologi sebagai basisnya, dengan harapan bahwa penciptaan strategi dan inovasi yang tepat kelak bisa menempatkan teknologi sebagai salah satu faktor untuk pengembangan ekonomi nasional.
Langganan:
Postingan (Atom)
